PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260604-WA0025

Komisi IX DPR Minta Kepala BGN Baru Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

OlehKawan BeritaPada
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris
A-AA+A++

Kawanberita.id, Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, untuk segera melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, kualitas gizi dan keamanan makanan yang diterima peserta program harus menjadi perhatian utama dibanding sekadar mengejar target jumlah penerima manfaat.

Charles menegaskan, keberhasilan program MBG tidak semestinya hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap maupun banyaknya peserta yang terdata. Yang lebih penting adalah manfaat nyata yang dirasakan anak-anak melalui makanan yang aman, bergizi, dan diawasi secara ketat.

IMG-20260604-WA0026

“Program sebesar ini harus memiliki sistem pengawasan yang kuat. Fokus utamanya adalah kualitas makanan yang disajikan, kandungan gizi yang diterima anak-anak, serta efektivitas pengendalian di lapangan,” ujar Charles, Kamis (4/6/2026).

Ia menilai kepemimpinan baru di BGN perlu menetapkan prioritas yang jelas, terutama dalam memperbaiki mekanisme pengawasan dan kontrol mutu. Hal tersebut dinilai mendesak mengingat munculnya sejumlah kasus keracunan yang dikaitkan dengan pelaksanaan program MBG.

Menurut Charles, hingga saat ini jumlah anak yang terdampak kasus keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut telah mencapai lebih dari 36 ribu orang. Kondisi itu menjadi indikasi adanya persoalan serius dalam pengelolaan program yang tidak boleh diabaikan.

“Kasus-kasus tersebut menunjukkan bahwa masih ada kelemahan mendasar dalam tata kelola MBG. Karena itu, evaluasi menyeluruh harus dilakukan agar keamanan pangan dan kualitas layanan benar-benar terjamin,” katanya.

Ia kembali menekankan bahwa ukuran keberhasilan program MBG seharusnya terletak pada peningkatan kualitas gizi anak, keamanan makanan yang diberikan, serta dampak positif yang dirasakan penerima manfaat.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan BGN dengan memberhentikan Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN serta Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya dari jabatan Wakil Kepala BGN.

Sebagai penggantinya, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN. Sementara posisi Wakil Kepala BGN diisi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Di sisi lain, Kejaksaan Agung juga telah melakukan penggeledahan di kantor BGN serta sejumlah lokasi yang terkait dengan mantan pimpinan lembaga tersebut. Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

IMG-20260605-WA0015

Pos Terkait

Danrem 084/Bhaskara Jaya Kunker ke Sumenep, Ajak Sukseskan Karya Bakti TNI AD 2026 di Madura
Pada
SPKLU Taman Adipura Diresmikan, Sumenep Siap Sambut Era Transportasi Ramah Lingkungan
Pada
TNI AD Siapkan Program Pengabdian Terbesar di Madura Selama Juli–Agustus 2026
Pada
SDN Barkot 3 Kukuhkan Sinergi Sekolah dan Orang Tua Lewat Tasyakuran Kelulusan
Pada
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Ini Respons Djaka Budhi Utama
Pada
Pastikan Keselamatan Pelayaran, KSOP Kalianget Gelar Ramp Check Kapal Penumpang
Pada

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

e-Paper & Iklan Banner