PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260604-WA0025

JSI Sumenep Dikukuhkan, Bupati Cak Fauzi Titip Tiga Pesan

OlehKawan BeritaPada
A-AA+A++

Kawanberita.id, Sumenep – Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep memasuki babak baru setelah kepengurusan periode 2026–2029 resmi dikukuhkan di Ballroom Hotel Myze Sumenep, Selasa (15/9/2026).

Momentum tersebut tidak hanya menjadi penanda dimulainya masa kerja kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang untuk meneguhkan kembali komitmen JSI dalam menjalankan profesi jurnalistik secara independen, profesional, dan beretika.

IMG-20260604-WA0026

Pengukuhan dihadiri Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat dan tokoh dari berbagai unsur.

Hadir pula Ahmadineja, S.Kom., M.Kom., Administrator Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Unitomo yang juga merupakan dosen Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya.

Sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BAZNAS Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, Ketua PKDI Sumenep H. Abdul Hayat, perwakilan asosiasi wartawan, pelaku usaha, pengusaha rokok Madura, serta tamu undangan lainnya turut menyaksikan prosesi tersebut.

Sebelum pengukuhan dimulai, JSI Sumenep menggelar kegiatan sosial dengan memberikan santunan dan bingkisan kepada anak yatim.

Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian acara sekaligus bentuk kepedulian sosial JSI terhadap masyarakat. Santunan diserahkan Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama BAZNAS Sumenep dan Ketua JSI Sumenep Igusty Madani.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Nuansa budaya lokal juga terasa melalui penampilan Tari Muang Sangkal yang dipersembahkan Sanggar Melati Pote.

Prosesi pengukuhan pengurus dilakukan oleh Dewan Penasihat JSI, Ahmadineja, S.Kom., M.Kom. Ia sekaligus mengingatkan jajaran pengurus agar menjadikan integritas dan etika sebagai pijakan utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Menurut Ahmadineja, wartawan memiliki tanggung jawab besar karena informasi yang disampaikan media dapat memengaruhi cara masyarakat memahami sebuah persoalan.

Karena itu, jurnalis dituntut bekerja berdasarkan fakta, menjaga independensi, serta menghindari pemberitaan yang dapat mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.

“Jadilah jurnalis bermartabat yang bekerja berdasarkan fakta, menjaga etika, dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Dalam kepengurusan periode 2026–2029, Igusty Madani dipercaya sebagai Ketua JSI Sumenep. Ia didampingi David Siregar sebagai wakil ketua, Thoifur Aliwafa sebagai sekretaris, serta Ibnu sebagai bendahara.

Igusty menegaskan bahwa JSI akan mempertahankan independensi dalam menjalankan tugas dan fungsi jurnalistik. Organisasi tersebut, kata dia, tidak hanya menjadi wadah berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui karya yang dihasilkan.

“JSI adalah wadah independen dan beretika untuk membangun Sumenep melalui fakta, karya, dan empati,” ujarnya.

Ia memastikan JSI akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap jalannya pembangunan di Kabupaten Sumenep.

Setiap kritik maupun apresiasi terhadap pemerintah, lanjut Igusty, harus disampaikan secara objektif dan berdasarkan fakta agar pemberitaan tetap dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami akan terus mengawal Pemkab Sumenep. Kritik dan apresiasi harus disampaikan berdasarkan fakta agar pembangunan berjalan terbuka dan masyarakat memperoleh informasi yang benar,” tegasnya.

Ia juga meminta seluruh anggota JSI menjadikan profesi jurnalistik sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, karya wartawan seharusnya tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mampu memberikan pengetahuan dan edukasi.

Cak Fauzi Titip Tiga Pesan

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas terbentuknya kepengurusan JSI periode 2026–2029.

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu berharap JSI dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui karya jurnalistik yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Selamat kepada pengurus JSI Sumenep. Semoga kehadirannya semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut membangun Sumenep melalui karya jurnalistik,” tutur Cak Fauzi.

Menurutnya, wartawan mempunyai kelebihan dalam melihat suatu persoalan dari berbagai perspektif. Sudut pandang yang luas tersebut harus dimanfaatkan untuk menghasilkan pemberitaan yang berkualitas dan mampu memberikan pemahaman kepada publik.

Ia mengingatkan agar aspek kecepatan tidak mengesampingkan akurasi dan keberimbangan berita.

“Sudut pandang wartawan sangat luas. Karena itu, tulisan yang dibuat harus berbobot, berimbang, dan mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat,” ujarnya.

Cak Fauzi juga menilai media mempunyai posisi strategis dalam pembangunan. Selain menyampaikan informasi pemerintah kepada masyarakat, media menjalankan fungsi kontrol sosial sehingga kebijakan publik dapat diketahui dan dinilai secara terbuka.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi menyampaikan tiga pesan utama kepada jajaran JSI Sumenep.

Pesan pertama adalah menjaga kekompakan. Kedua, membangun kepercayaan di antara seluruh anggota. Ketiga, memiliki kesamaan visi dan satu frekuensi dalam menjalankan roda organisasi.

“JSI harus kompak, saling percaya, dan percaya kepada nahkodanya. Yang tidak kalah penting, seluruh anggota harus berada dalam frekuensi yang sama,” kata Cak Fauzi.

Ia juga mendorong JSI untuk memperbanyak karya jurnalistik yang bersifat edukatif. Informasi yang disajikan kepada masyarakat, menurutnya, harus mampu memberikan pemahaman sekaligus mencerdaskan.

“Berikan berita edukasi kepada masyarakat. Media harus mampu menjadi sumber informasi yang mencerdaskan sehingga kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Media Bagian dari Kolaborasi Pembangunan

Cak Fauzi selanjutnya menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun Kabupaten Sumenep. Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan berbagai unsur, termasuk masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, dan elemen lainnya.

Semangat kolaborasi pentahelik tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan untuk mendorong pembangunan yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Membangun Sumenep itu sangat luas. Kita membutuhkan kolaborasi pentahelik. Media menjadi bagian penting karena karya jurnalistik dapat menjadi cermin pembangunan,” pungkasnya.

Acara pengukuhan turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimda, pimpinan OPD, BAZNAS Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar, Ketua PKDI Sumenep H. Abdul Hayat, perwakilan asosiasi wartawan, pelaku usaha, serta undangan lainnya.

Menjelang berakhirnya kegiatan, JSI Sumenep memberikan penghargaan kepada Bupati Sumenep dan Kapolres Sumenep. Apresiasi tersebut diserahkan Ketua JSI Sumenep Igusty Madani sebagai bentuk penghargaan atas dukungan terhadap berbagai kegiatan di daerah.

Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah pimpinan OPD dan pengusaha rokok lokal Madura.

Melalui momentum tersebut, JSI Sumenep menegaskan komitmennya untuk membangun hubungan yang positif dengan berbagai elemen daerah, sekaligus tetap menjaga independensi dalam menjalankan fungsi pers.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2029, JSI Sumenep diharapkan semakin solid dalam menjalankan organisasi serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang faktual, berimbang, profesional, beretika, dan memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.

IMG-20260605-WA0015

Pos Terkait

Konfercab PMII Surabaya Terganggu Kericuhan
Pada
Dr. Sri Roekminiati Resmi Sandang Gelar Doktor, Raih IPK Sempurna 4,00
Pada
Pasca Dikukuhkan, JSI Lanjut Raker dan Persiapkan Ikuti UKW Dewan Pers di Surabaya
Pada
MAJESTIC Wedding Fair Siap Digelar di Swiss-Belinn Manyar Surabaya, Hadirkan Lebih dari 30 Vendor Pernikahan
Pada
Puskesmas Masalembu Aktif Dekatkan Layanan ke Masyarakat
Pada
Pemdes Batuputih Daya Berhasil Perbaiki Jalan Dusun Juseraja, Warga Berikan Apresiasi
Pada

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

e-Paper & Iklan Banner