PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260604-WA0025

Warga Sumenep Madura Jawa Timur Resah, Beli BBM Harus Antre Berjam-jam di Tengah Terik Matahari

OlehKawan BeritaPada
Warga Sumenep Madura Jawa Timur Resah, Beli BBM Harus Antre Berjam-jam di Tengah Terik Matahari
Warga Sumenep Madura Jawa Timur Resah, Beli BBM Harus Antre Berjam-jam di Tengah Terik Matahari
A-AA+A++

Kawanberita.id – Warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali dibuat resah akibat sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertalite dan Solar. Hingga Rabu (1/7/2026), masyarakat masih harus mengantre selama berjam-jam di sejumlah SPBU hanya untuk mendapatkan BBM yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut terlihat di SPBU 54.694.08 yang berada di Jalan Arya Wiraraja, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat telah memenuhi area SPBU hingga meluber ke luar lokasi.

IMG-20260604-WA0026

Sejumlah warga mengaku kelangkaan Pertalite dan Solar dalam beberapa hari terakhir terjadi hampir di seluruh SPBU di Kabupaten Sumenep. Kondisi ini berbeda dengan biasanya, ketika kedua jenis BBM tersebut relatif mudah diperoleh.

“Ini sebenarnya ada apa? Kenapa sampai sekarang masyarakat yang hanya ingin membeli Pertalite dan Solar harus dibuat resah seperti ini? Apakah pemerintah tidak melihat kondisi yang dialami masyarakat? Mengapa belum ada solusi yang benar-benar dirasakan warga?” ujar seorang pengendara yang sedang mengantre Pertalite.

Akibat antrean panjang, banyak warga mengaku aktivitas dan pekerjaan mereka ikut terganggu. Waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja justru habis di antrean SPBU demi mendapatkan BBM.

“Mau sampai kapan masyarakat harus menghadapi kondisi seperti ini hanya untuk membeli BBM?” keluh pengendara lain yang sedang mengantre Solar.

Padatnya antrean juga berdampak pada pengguna kendaraan yang hendak membeli jenis BBM lain. Mereka kesulitan memasuki area pengisian karena akses menuju dispenser dipenuhi kendaraan yang mengantre Pertalite dan Solar.

Warga pun mendesak pemerintah bersama pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut agar distribusi BBM kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

“Tolong pemerintah lebih sigap. Kami datang untuk membeli BBM, bukan meminta secara cuma-cuma. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban akibat persoalan yang tak kunjung selesai,” tegas salah seorang warga. (ji)

IMG-20260605-WA0015

Pos Terkait

Konfercab PMII Surabaya Terganggu Kericuhan
Pada
Dr. Sri Roekminiati Resmi Sandang Gelar Doktor, Raih IPK Sempurna 4,00
Pada
Pasca Dikukuhkan, JSI Lanjut Raker dan Persiapkan Ikuti UKW Dewan Pers di Surabaya
Pada
JSI Sumenep Dikukuhkan, Bupati Cak Fauzi Titip Tiga Pesan
Pada
MAJESTIC Wedding Fair Siap Digelar di Swiss-Belinn Manyar Surabaya, Hadirkan Lebih dari 30 Vendor Pernikahan
Pada
Puskesmas Masalembu Aktif Dekatkan Layanan ke Masyarakat
Pada

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

e-Paper & Iklan Banner